|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||
Brainstorming is one of my favorit activity of scene setting, it’s easy and do not need much preparation. And the students love it too. For example, on teaching “Love Expression”, it was a lot of fun for them to write anything flying in their mind when they heard the word love.
First i drew a very big love on the whiteboard, then i asked them to write anything about love in it. It could be a proverb, taken from any poems or lyrics. They got so many expressions of love that they already knew.
It meant to link with their background knowledge, and yeachhh… as we know, at their age they love talking about love so much
. Then it was very easy to make them practice the expressions themselves, then i gave a project of “Love Drama”.
Collage is a fun thing to make, especially for high school students, they love taking their own picture. So i dont wanna think twice when i got this idea to use in my class. Making collage can be used in teaching “expressions”. I have used it to teach “embarassment” expression. I asked my students to make a collage of their embarrassed faces then add the expressions of each picture below the collage, like this:
It really helped me to give fun assignment, emmm but i had to pay more attention so they focused on their work.
Guru adalah profesi yang tidak boleh berhenti belajar. Penyakit utama guru adalah malas belajar, sebabnya adalah sombong, sudah merasa tahu banyak, selalu anggap remeh orang lain. Akhirnya terjebak dalam zona nyaman. Majulah guru Indonesia dengan belajar seumur hidup -Munif Chatib-
“Peran anda adalah entah petualangan yang penuh kegembiraan, tantangan, dan kepuasan setiap hari atau Anda adalah korban kurang beruntung yang dibayar terlalu rendah dengan anak-anak dalam kondisi tanpa harapan. Bagaimanapun juga, Anda harus memilih jawabannya setiap hari” (Super Teaching, Eric Jensen)
Setelah berpusing-pusing ria dengan reading narrative text (gak pusing-pusing banget sih, tapi kayaknya anak-anak pusing deh), saya merasa bertanggung jawab untuk menghibur siswa-siswa kelas XI tersayang. Jadilah saya memberikan tugas yang mungkin agak silly, tapi saya pikir bagus dan mearik untuk writing lalalala
Hehe… tugasnya adalah tugas yang pernah saya dapatkan dari MPer di Multiply ini
. Ini salah satu yang paling saya suka, dari siswa saya bernama Fairuz si Paipai…
THE RULES:
1) Put your iTunes, Windows Media Player, etc. on shuffle.
2) For each question, press the next button to get your answer.
3) YOU MUST WRITE THAT SONG NAME DOWN NO MATTER HOW SILLY IT SOUNDS.
4) Have fun!
- If someone says “Are you okay”..you say..? –> Yes I’m fine, but actually It feels like Total Eclipse of the Heart, my heart was totally dark (Glee)
- How would you describe yourself? –> So Sick, pathetic and useless *no offense (Sabrina)
- What do you like in a guy? –> When he Wake Me Up When September Ends, and give me those big-smile-eyed (Greenday)
- How do you feel today? –> Feel like I’m Only Me When I’m With You..as always (Taylor Swift)
- What is your life purpose? –> Until We Found Love together (?) (Rihanna)
- What is your motto? –> Whatever happen just dance like a Tyrant (One Republic)
- What do your friends think about you? –> They always said like this..”Fai you’re truly My Guardian Angel” *hee*
- What do your parents think of you? –> When I talk with my brother about our parents..My Brother once said “They’re so proud of You And Me..” *no offense hehehe*
- What do you think very often? –> Our Song!! then I’d sing it all the time (Taylor Swift)
- What is two plus two? –> It can be anything, like √16 or even Kazami Dori
(Deppappe) - What do you think of your best friend? –> She can be Somebody to Love, to share and to make-fun with
- What is your life story? –> A girl under the rain-candy sky with an Umbrella..My life is full of surprise, so I’ll always steady when those surprises came, so I’ll pick up those candies with my capsize umbrella
(Rihanna) - What do you want to be when you grow up? –>I want to find my Way Back Into Love (Sabrina)
- What do you think when you see the person like you? –>Well, he/she’ll be like my Hero that I’ve been looking for (Mariah Carey)
- What will you dance to at your wedding? –>It will be perfect if I dance under the moonlight with Jikake no Carnival played at the isle (Deppapepe)
- What will they play at your funeral? –>The people would be crying, remembering my kindness under the oscillation of Hoobastank’s song The Reason
- What is your hobby / interest? –> Try to Forget Jakarta is my hobby now, cause I’ve been missing Jakarta badly..(Adithia Sofyan)
- What is your biggest fear? –> When my enemy start to Take A Bow and trying to kill me #aaaa (Rihanna)
- What is your biggest secret? –>The day when I saw him For The First Time (The Script)
- What do you want right now? –> I wanna be a zombie, a Dead Man Walking so there’s nothing could ruin my life again (The Script)
- What do you think of your friends? –> They’re a super funny friends and we always together through A Thousand Miles of my life (Vanessa Caltron)
- What will you name this note? –> I would name it Superb-Silly-Shuffle-Song-Quiz (I know it also had a silly name) because I can name it whatever I like, feel like imma Superman *yab* (Sabrina)
Fairuz Jannah M
SCREAM | 11 Science 1
Here is, in my opinion, the most beautful part of “… And Now Miguel”, a book written by Joseph Krumgold.
It is enough for him for everything to be like it is.
When the sun shines and hot and dry and he can go swimming in the pool where the river goes around the farm and of my uncle Eli, that for Pedro is enough.
And when it rains, that too is enough. He is a great artist, Pedro. He sits in the kitchen when there is thunder outside, and all the pictures in his book he turns yellow and red and blue with his crayons.
If there’s a ball, he will play ball. And if there’s not, he will roll and old tire. No matter which, he is content.
It would be good to be Pedro. But how long can yous tay seven years old? The trouble with me is that I am Miguel.
I used to think that way too, as Miguel thought. But i can’t forget either that i’d been dreaming of being adult, stepping on my own feet, like now. So, should i daydream of going back to be kid just for my dreams tiling up which less come true?
So, it’s not a big trouble to be Miguel. That life is not only about playing and being happy. Hemm… it ‘s about pursuing the happiness.
Though, being Pedro is not bad, it’s even very good, excellent. Miguel just need to distinguish between need and want. Ahh… may be it’s not that simple, anyway.
, being right is always more complicated than being everything wrong, right? Yah, may be being qona’ah for Pedro is simpler than for Miguel, but it’s life, always changes, always grows.

Grateful
Being grateful is the key, being happy is the effect then.
“lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid”
And when your Lord made it known: If you are grateful, I will give you more, and if you are ungrateful, My chastisement is truly severe.

Dunia Adin
Novel anak ini memang anak-anak banget. Hehehe,… setelah dikata-katain anak-anak, and kadang-kadang suka dikata-katain seperti punya dunia sendiri, “Dunia Adin” menjadi judul yang sangat menarik buat saya.
Sesuai judulnya buku ini berkisah tentang hari-hari Adin, anak kelas 1 SD, dengan dunia anak-anak yang penuh imajinasi. Membacanya, saya jadi ingat kalimat “berbohong itu berdosa” yang sering terlantun di kuping saya dikarenakan cerita-cerita yang saya paparkan khas imajinasi anak-anak dan lagak saya kecil yang membuatnya seperti nyata. Sebenarnya saya bukan berbohong, ingat sekali hal-hal itu benar-benar saya lihat dengan mata kepala saya sendiri, entah itu halusinasi atau khayalan saya semata. Seperti manusia-manusia kecil yang bertebaran di sebelah bantal saya ketika saya tidur, mereka bercakap-cakap tentang apa saja. Ketika saya mengutarakan cerita itu, saya malah dibilang berbohong!!!… padahal…
Orang tua Adin tidak begitu, mereka menghargai khayalan Adin, dan bersedia mendengarkan cerita-cerita Adin tanpa mencap dia pembohong. Seperti cerita percakapannya dengan pak Dumdum, pemilik domba yang sering manusia hitung ketika tidak bisa tidur. Bahkan di satu bagian cerita si Ibu menjawab pertanyaan khayalan Adin dengan khayal juga. Ketika Adin melihat sebuah balon menyebrang jalanan ramai, ia takut si balon tertabrak mobil, ia berpikir bahwa balon itu adalah anak balon, anak balon seharusnya menyebrang dengan orang tuanya atau orang yang lebih besar darinya. Dia berpikir laksana si balon manusia saja. Dan ibu menjawab dengan bijak.
“ Balon itu ada yang jaga koq Din. Penjaganya gak keliatan. Namanya pak Angin. Setiap ada kendaraan lewat… Hooopla… angin akan mengangkat si balon tinggi-tinggi supaya tidak tertabrak. Angin itu seperti polisi Din. Ia membantu mmenyebrangkan anak balon, anak kresek plastic, dan anak layang-layang”….
Setiap cerita menjadikan kita sadar bahwa dunia anak adalah dunia yang berbeda dengan dunia orang dewasa. Dunia yang menyenangkan, sesuka pikiran mereka. Orang-orang dewasalah yang sering mengubahnya menjadi menyebalkan.
Yaahh… khayal mereka begitu liar tidak dibatasi dengan jejalan kenyataan-kenyataan buruk tentang kehidupan. Selembar selendang bisa jadi gaun buat kondangan, tas emak-emak yang norak bisa jadi tas kulit mahal untuk dilelang, tumpukan buku-buku tebal bisa jadi gedung bertingkat, meja kecil yang dibalik terus dihiasi tumpukan bantal dan selimut jadi rumah yang nyaman, sambel dari tumbukan halus batu bata, lego yang seharusnya disusun menjadi duit-duitan untuk membayar hutang. Mereka tidak pernah berbohong tentang kurcaci-kurcaci yang mendongeng sebelum tidur mereka (hihihihi itu mah gw ya?), tidak pernah berdusta tentang daun yang bisa berubah jadi uang jika disimpan di buku-buku ayahnya, khayalan yang bisa mengantarkan anak pada kreativitas. Semua ada di novel ini.
Ceritanya unik, asyik, dan benar-benar memberikan gambaran cara berpikir anak yang menarik. Tentang masih murninya pikiran anak yang tak mungkin bermaksud berbohong, tentang bagaimana harusnya kita terlibat atau ikut serta dalam dunia imaji anak-anak. Genrenyanya yang yang novel anak-anak memang membuat buku ini tidak terlalu menantang untuk dibaca orang dewasa, bahasanya yang terlalu sederhana (secara targetnya kan juga anak-anak) membuat novel ini dapat langsung tamat sekali baca…. anyway… gak ada salahnya baca buku ini tuk menambah wawasan kita tentang dunia anak… dunia Adin (dunia lingga… hehehe)
Because when we try to finish an english assignment, the printer in BEM’s room didn’t work. So, we had to print the assignment in other printer. Actually, we printed in TU room, but the computer was error, and it took a long time and then we came late to the class.
Then, miss Lingga got mad. we got this punishmenrt, making this book. We wish this book will be useful beacuse we made it until 2 a.m, to prove miss Lingga that we understood how important this job she gave to us.
This is our story, what is your story?
Sesampai di meja kantor siang ini, saya melihat sebuah buku tulis big boss bersampulkan abstrak, berjudul “PROCEDURE TEXTS”. Agak bingung sampai akhirnya saya menemukan tulisan di atas pada cover belakang buku. Ketawa sendiri dan melihat lembar-lembar di dalamnya. Ya Allah, saya sendiri lupa udah ngasih hukuman beginian.
Ceritanya saya emang got mad waktu itu. Sebenarnya gak mad-mad banget sih, biasa aja. Tapi ini udah kesekian kalinya anak-anak lalai mengerjakan tugas, padahal tugasnya mah udah dari seminggu yang lalu. Sudah terlalu sering memberikan kompensasi, saya takut anak-anak jadi semakin kebiasaan. Jadi sesudah pelajaran saya minta mereka untuk menemui saya.
Ngomel-ngomel panjang nggak ada gunanya. Akhirnya saya putuskan untuk memberikan hukuman. Agak bingung sih untuk menghukum apa. Tapi saya pikir, hukuman harus ada hubungannya dengan pembelajaran. Zing zing zing, setelah cukup lama berpikir bahkan sempat meminta anak-anak untuk memutuskan hukuman untuk mereka sendiri. Akhirnyaa…. Saya putuskan untuk memberikan tugas baru ke mereka, mereka (6 anak kelas 10), saya suruh bikin buku yang isinya procedure texts semua, bukunya buku tulis big boss, ditulis tangan, dan harus penuh. Kebetulan saat mereka terlambat, kelas sedang belajar procedure texts dengan “cooking show” di dapur asrama.
Mereka menerima dengan lapang dada. 
Dan tugas itu sekarang sudah ada di tangan saya, ditulis rapi banget (sayang gak ada photonya – lain kali deh)
What i’ve done… see what i’ve done… Hehehe, writing lesson plans just for the consultation, the rest?? I did my class with out of mind ideas, flow till the deadline come.
This lesson plan is used to teach Poster, i use the video of “What I’ve Done” by Linkin Park to set the scene, the music is very powerful with elemental rock band, where the students can grab the atmosphere of saving the world, the broken earth. The video clip is very great to watch, the students can also sing along by reading the lyrics.
After the scene is set, i teach them a lil bit about poster, and then let them find the messages of short text in some posters with topics of “Global Warming” and “War”







